kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
12 Oktober 2026
Logo Mobile
Kategori

BPBD Catat Kebakaran Gudang Rosok di Pancur, Kerugian Rp250 Juta

BPBD Catat Kebakaran Gudang Rosok di Pancur, Kerugian Rp250 Juta
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menaksir kerugian akibat kebakaran gudang rosok milik Tasripin di Desa Japeledok, Kecamatan Pancur, mencapai sekitar Rp250 juta.

REMBANG, kawaljateng.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menaksir kerugian akibat kebakaran gudang rosok milik Tasripin di Desa Japeledok, Kecamatan Pancur, mencapai sekitar Rp250 juta.

‎Berdasarkan laporan BPBD Rembang, kebakaran terjadi pada Minggu (11/10/2026). Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas pembakaran sampah plastik di dalam gudang.

‎Sekretaris BPBD Kabupaten Rembang, Muhammad Lutfhi Hakim, dalam laporannya menyebutkan, informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 12.36 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi tiga menit setelah laporan diterima dan tiba pada pukul 12.56 WIB.

‎Petugas melakukan pemadaman hingga proses penanganan selesai pada pukul 15.59 WIB. Setelah itu, tim kembali ke posko pada pukul 16.28 WIB.

‎Libatkan Petugas Gabungan

‎Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Bidang Pemadam Kebakaran BPBD, Tim Reaksi Cepat (TRC) Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD, Batalyon TP 888, Polsek Pancur, Koramil Pancur, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), Banser, perangkat desa, serta warga setempat.

‎Untuk mendukung proses pemadaman, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, satu unit pemadam dari Batalyon TP 888, tiga tangki air Damkar, dan dua tangki air BPBD.

‎Dalam laporan tersebut, total distribusi air tercatat mencapai 16 ritasi. Setelah api berhasil ditangani, petugas melakukan proses overhaul untuk memastikan penanganan di lokasi berjalan tuntas, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

‎Tidak Ada Korban Jiwa

‎BPBD mencatat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.

‎Dugaan awal penyebab kebakaran adalah pembakaran sampah plastik di dalam gudang. Namun, penyebab tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

‎Masyarakat diimbau berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di dekat tumpukan barang yang mudah terbakar seperti plastik, kertas, karung, dan material bekas lainnya. Api kecil dapat dengan cepat membesar apabila berada di lingkungan yang dipenuhi bahan mudah terbakar. (Aziz/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!